Wisata Kraton : Alun-alun selatan

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotelier.co.id – Di Kraton Yogyakarta terdapat 2 halaman luas yang sering disebut Alun-alun. Yang pertama adalah Alun-alun utara yang merupakan halaman depan dari denah wilayah Kraton Yogyakarta dan Alun- alun selatan yang merupakan halaman ┬ábelakang Kraton Kasultanan Yogyakarta. Ciri khas alun-alun di Kraton Jogja ini adalah adanya 2 pohon ┬áberingin atau biasa disebut Beringin kembar sebagai simbol Dwi Tunggal yang berarti bahwa Kraton Jogjakarta ini dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono sebagai Raja dan Sri Pakualam sebagai wakilnya.

Pada jaman dahulu, Alun-alun selatan juga merupakan lapangan untuk berlatih bagi Prajurit Kraton dibawah pengawasan langsung dari Sultan. Selama mengawasi Prajurit yang berlatih, Sultan akan duduk di dampar ( tempat duduk) yang terbuat dari batu yang disebut Sela Gilang di bangsal yang terletak di sebelah utara alun-alun selatan. Bangsal ini bernama Siti Hinggil, kata Siti didalam bahasa Indonesia berarti “tanah”, dan kata Hinggil didalam bahasa Indonesia berarti “tinggi”. Seperti namanya, letak bangsal Siti Hinggil ini lebih tinggi permukaannya daripada Alun-alun selatan. Pada sisi kanan dan kiri gedung terdapat jalan kecil yang mengelilingi kemudian bertemu di belakang bangsal yang menuju Regol Semar Tinandu di sisi utara Bangsal, jalan kecil ini disebut jalan Pamengkang.Regol Semar Tinandu merupakan pintu gerbang satu-satunya yang menghubungkan Bangsal Siti Hinggil dengan komplek Kamandhungan Kidul.

Namun, sejak tahun 1956 bangsal Siti Hinggil ini telah berubah menjadi gedung bernama Sasono Hinggil Dwi Abad. Proses pembangunan gedung tersebut sekaligus memperingati 200 tahun berdirinya kota Yogyakarta. Saat ini , gedung Sasono Hinggil ini bisa dimanfaatkan oleh warga sebagai sasana beladiri, lokasi pertunjukan wayang, dan event kebudayaan serta sebagai lokasi gedung pernikahan.

Alun alun selatan juga merupakan arena jogging dan jalan sehat di pagi hari, Tampak warga yang sedang jogging dan jalan sehat melintas di depan gedung Sasono Hinggil Dwi abad

Begitu juga dengan alun-alun selatan yang sekarang menjadi  lapangan terbuka bagi Warga Jogja dan sekaligus menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan yang datang ke Jogja. Alun-alun selatan ini juga menjadi jogging track yang favorit bagi warga Jogja di pagi dan sore hari. Oiya, alun-alun selatan juga bisa termasuk wilayah kuliner yang tak pernah sepi dari penjual jajanan dan makanan dari pagi hari sampai malam hari.

Di malam hari kita bisa menikmati suasana alun-alun selatan dengan menaiki mobil hias yang oleh warga disebut dengan odong-odong dan juga bermain masangin ( masuk diantara dua beringin). Selain itu, kita juga bisa menikmati susasana malam alun-alun selatan sambil minum wedang ronde dan nyemil jagung bakar yang dijual oleh pedagang.

by Galih Satria Hutama

 

 

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id