Tips Memilih Pendidikan Pariwisata dan Perhotelan Kualitas Jempolan

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Apakah Anda sedang bingung mencari Lembaga Pendidikan Pariwisata dan Perhotelan yang bagus? Dalam artikel ini kami akan memandu Anda bagaimana mendapatkan sekolah atau kampus perhotelan terbaik dengan kualitas yang jempolan yang bisa Anda jadikan referensi untuk mengambil keputusan.

Sebelum membahas lebih rinci mengenai tips memilih lembaga yang tepat,  yang paling penting adalah kemampuan Anda dalam menjawab pertanyaan dibawah:

Pertama: Untuk apa Anda mengambil pendidikan dibidang Pariwisata dan Perhotelan? 

Sebelum kita ulas lebih dalam: Jika Anda hanya sekedar mengambil jurusan tanpa alasan yang kuat, maka sebaiknya tunda dulu keputusan Anda dan pelajari sebelum memutuskan. Hindari jika Anda hanya mengambil jurusan hanya ajakan dari orang lain. Pastikan pilihan Anda datangnya dari hati nurani Anda.

Pertanyaan diatas sangat penting sekali sebelum Anda memilih jurusan apa pun. Ada banyak alasan mengapa para peserta didik memutuskan untuk mengambil pendidikan dibidang Pariwisata dan Perhotelan.

Beberapa diantaranya kenapa mereka memilih program Studi Pariwisata dan Perhotelan adalah sebagai berikut:

Alasan Pertama: Keluarga Punya Hotel atau Operator Tour, setelah lulus Ingin mengelola bisnis keluarga. 

Jika tujuan Anda ingin “mengelola” bisnis keluarga Anda, maka sangat disarankan untuk langsung mengambil program pendidikan Sarjana, atau S1 dengan durasi belajar 4 tahun. Lalu, lanjut ke program S2. Jurusan yang ada misalnya Hotel & Tourism Management. Kampusnya ya banyak: search aja di mas Google atau Mbak Yahoo pakai kata kunci “Manajemen Pariwisata dan Perhotelan”.

Ketika Anda ingin mengelola bisnis sendiri, Anda memang harus mengetahui hal tekhnis, tapi bobot belajarnya lebih mengarah pada manajemen, karena pekerjaan Anda nantinya akan banyak berkutik dihal-hal yang bersifat strategis dan pengelolaan bisnis.

Tips untuk memilih kampus untuk program studi ini adalah sebagai berikut:

Kelas internasional, menggunakan bahasa inggris dalam program belajarnya, dosen-dosen berpengalaman di industri pariwisata dan perhotelan, memiliki ruang laboratorium untuk praktek, pilihan magang dalam dan luar negri.

Alasan kedua: Setelah Lulus Ingin Langsung Kerja di Hotel

Jika Anda setelah lulus ingin memutuskan langsung bekerja, maka opsi program pendidikan Diploma sangat dianjurkan. Poinnya adalah “dapat kerja“, bukan cari gelar. Pilih konsentrasi belajar sesuai dengan minat yang kamu sukai. Kalau kamu suka makan dan minum, apa lagi masak dan bikin minuman maka jurusan Food & Beverage Service atau Food & Beverage Production (kitchen) sangat tepat untuk kamu pilih.

Tapi, kalau kamu suka seni, suka yang rapih-rapih dan bersih maka jurusan Housekeeping sangat tepat dipilih. Selain itu, kalau kamu suka ketemu berbagai macam karakter orang, maka jurusan Front Office bisa kamu pilih. Intinya, jangan ngikutin trend di TV, tapi sesuai dengan passion Anda masing-masing.

Tips untuk memilih program studi jenjang diploma dikampus yang terbaik bisa dilihat dari ciri-ciri sebagai berikut: 

Perhatikan gedungnya, lihat fasilitas prakteknya, teliti program  belajarnya, tanyakan jumlah murid per kelas dan jumlah jam prakteknya.

Jika gedung terawat dengan baik, bersih dan rapih maka itu ciri-ciri bahwa lembaga pendidikan tersebut memberikan contoh yang baik bagaimana sebuah budaya kerja di hotel diperlihatkan dan dapat dipercaya. Besar atau kecilnya ukuran bangunan tidak masalah selama tersedia beberapa fasilitas kunci dibawah ini:

Ruang Praktek Food & Beverage: yang meliputi laboraturium dapur untuk latihan memasak dan restoran untuk praktek menyajikan hidangan makanan dan minuman beserta seperangkat komputer untuk praktek Point of Sales System yang digunakan sebagai transaksi kasir dengan pelanggan.

Ruang Praktek Housekeeping yang meliputi contoh kamar hotel untuk latihan  materi-materi housekeeping yang dirancang sesuai kondisi di hotel.

Ruang Praktek Front Office: yang meliputi  konter receptionist dan perangkat komputer dengan Property Management System untuk melakukan proses check in, check out dan cashier.

Ruang Lab Bahasa: yang digunakan untuk belajar menyimak dan berdialog dengan menggunakan bahasa inggris.

Setelah kelengkapan ruang praktek tersedia, maka langkah selanjutnya periksa dan tanyakan program belajarnya.

Ini sangat penting sekali, jika kamu mengambil yang diploma 1, lalu diajarkan berbagai macam topik atau materi yang disampaikan campur-campur dengan jurusan lainnya, maka sudah dipastikan konsentrasi belajarnya pecah. Jadi, cari yang konsentrasi belajarnya fokus hanya mempelajari departemen tertentu saja, karena jenjang diploma 1 termasuk katagori Vokasi yang sarat akan keahlihan khusus.

Selain itu, perhatikan jumlah siswa per kelas, jika jumlah peserta per kelas banyak, bahkan diatas 20 orang, sudah dipastikan Anda akan memiliki jam praktek yang terbatas. Karena, biaya praktek di hotel itu tergolong mahal. Jadi, kalau jumlah siswanya banyak berarti sangat minim praktek karena Anda harus berganti ganti alat dengan yang lain.

Khusus untuk pemilihan konsentrasi belajar, misalnya: Room Division; maka kamu akan hanya konsentrasi belajar Front Office dan Housekeeping. Food & Beverage Service berati hanya fokus untuk belajar menata dan menghidangkan makanan dan minuman, sedangkan Food & Beverage Production hanya akan fokus untuk belajar masak memasak. Sehingga, skill kamu akan spesifik sesuai bidang keahlihan yang kamu pelajari.

Jika program belajarnya dicampur-campur maka, ilmu yang kamu dapatkan juga sepotong-sepotong, Alhasil kamu tidak terpakai untuk bekerja dihotel karena level kerampilan kamu kurang mumpuni.

Terakhir, tanyakan program dan durasi magang yang tersedia. Durasi magang yang ideal adalah 6 bulan, sehingga kamu dapat mengetahui dan memiliki skill  dan kelak siap untuk bekerja. Ingat, dikampus itu hanya diajarkan basic skill saja, dimana skill advance-nya akan kamu dapatkan pada saat magang. Kalau mau jujur sih, yang banyak ngajarin sebenarnya Industri dan kampus itu hanya batu loncatan saja. Jadi pergunakan saat-saat magang dengan sebaik-baiknya dengan mencetak prestasi supaya nama kampusmu juga harum.

Jika Kamu hendak ke kapal pesiar, sebaiknya dimulai dari Jenjang diploma 1 Perhotelan yang ditempuh selama satu tahun dengan rincian 6 bulan di kampus dan 6 bulan magang kerja. Setelah itu, asah keterampilan kamu dengan bekerja dihotel setidaknya 1 tahun dengan memulai karir sebagai Daily Worker, syukur-syukur bisa langsung jadi karyawan kontrak.

Tujuannya supaya kamu dapat membangun relasi di hotel, menyiapkan skill dan mengumpulkan dana dari jerih payah kamu sendiri ketika bekerja dihotel untuk biaya ke kapal pesiar yang terbilang relatif mahal.

Dengan begitu maka, kamu tidak membebani orang tua kamu. Lalu, keuntungannya; setelah bekerja di kapal terwujud dan uang tabungan dari kapal terkumpul dan ketika kamu ingin bekerja di darat, maka kamu sudah punya relasi dihotel. Pilih Agen yang kredibel, kalau kamu sudah pernah kerja di hotel, maka tidak perlu pendidikan lagi, hanya sedikit pelatihan mengenai Working Safety dan berbagai macam budaya kerja di kapal pesiar saja. Jadi, hemat waktu dan biaya.

Kesimpulannya adalah jika Anda ingin mengelola bisnis sendiri atau kelak Anda ingin menjadi manajer di hotel, maka disarankan untuk mengambil jenjang S1 walaupun kenyataannya Anda harus memulai karir dari bawah, kecuali Anda punya hotel sendiri. Sedangkan jika Anda ingin lekas bekerja maka jenjang diploma cocok untuk Anda pilih.

Pastikan lembaga pendidikan yang Anda pilih  memiliki fasilitas untuk praktek, memiliki dosen-dosen yang merupakan praktisi dibidang Pariwisata dan Perhotelan dan memiliki kurikulum belajar yang fokus terhadap bidang keahlihan tertentu dan berbasis kompetensi.

Pendidikan Perhotelan sarat dengan keterampilan dan pendidikan karakter, maka jika lembaga yang Anda pilih banyak memberikan ruang untuk praktek dan sangat disiplin dalam menerapkan aturan, itu berarti lembaga tersebut telah berkomitmen tinggi untuk mengabdi kepada negri untuk mencetak generasi jempolan, namun jika sebaliknya maka hanya topeng saja. Karena tanpa adanya praktek, maka mustahil siswa-siswinya mampu beradaptasi di industri perhotelan .

Sukses atau gagalnya pendidikan terletak pada keseriusan dan kedisiplinan Anda sebagai pelajar, kepedulian dan kesabaran guru dalam mendidik dan kesiapan industri dalam menerima program magang dan menciptakan lapangan kerja. Jika ketiga hal tersebut singkron, maka niscaya Industri Pariwisata dan Perhotelan tanah air akan semakin gemilang.

Selamat menempuh Bidang Studi Pariwisata dan Perhotelan, semoga Anda diberikan kemudahan dalam memutuskan    lembaga terbaik untuk masa depan Anda yang cerah.

Salam Jempolier

By: Ikin Solikin

Pelajari Juga Artikel dibawah:

Pilihan Berkarir Bagi Lulusan Studi Pariwisata & Perhotelan 

Prospek Studi Bidang Pariwisata

Sarjana Perhotelan, Apakah lulus bisa langsung jadi Manajer?

Ditengah Persaingan Mencari Karyawan, Hotelier dibidik Industri Lain

Sifat dan Karakter Anak Perhotelan

Like & Share

3 thoughts on “Tips Memilih Pendidikan Pariwisata dan Perhotelan Kualitas Jempolan

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id