Peta Distribusi Penjualan Hotel Secara Global

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Pernahkah Anda mudik lebaran? Ketika Anda mudik, Pernahkah Anda mengalami kemacetan panjang lalu Pak Polisi memecah jalur dengan mengarahkan Anda melalui berbagai jalur alternatif? Tujuannya adalah agar Anda lancar dalam mudik dan dapat sampai tujuan tanpa kelelahan.

Hal tersebut sama persis dengan bagaimana sebuah kamar hotel “didistribusikan” dan “dijual” yaitu dengan cara menggunakan berbagai macam jalur distribusi penjulan.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas jalur disitribusi apa saja sih yang digunakan untuk menjual kamar hotel?

Bagian Pertama: Global Distribution Map

Exhibit 1: Distribution Channels’ Effect on Hotel Revenue Management by Sunmee Choi and Sheryl E. Kimes, Cornell University, 6-2002, P3, E1

Dalam Exhibit 1 diatas terlihat bahwa distribusi penjualan hotel dilakukan dengan menggunaan berbagai macam jalur dimana “Customer” dapat memesan kamar “secara langsung” ke hotel yaitu dengan melalui Central Reservation System (CRS) milik hotel atau melalui  Travel Agent baik secara Offiline dan Online dimana kedua jalur tersebut dapat mengambil inventori kamar melalui “Global Distribution System (GDS).

Customer dapat memesan kamar secara langsung ke hotel melalui jalur “Non Digital” yaitu melalui sambungan telepon, datang langsung (walk in) atau melalui team sales dimana seluruh pesanan kamar dari multi-distribusi tersebut tercatat dalam Property Management System yang ada di hotel yang digunakan untuk mengelola inventori kamar dan menjalankan operasional hotel setiap hari.

Agar proses penjualan menjadi optimal, maka “inventori kamar”  disalurkan melalui jalur  distribusi penjualan diatas, sehingga hotel dapat menjual tanpa mengenal batas waktu dan jarak antara “Customer” dan “Hotel”. 

Strategi peta penjualan ini disebut sebagai “Mix Distribution Channel Strategy” yang tentu saja harus disesuaikan kembali dengan segmentasi pasar yang akan dibidik.

Bagian Kedua: Istilah Direct dan Indirect Booking

Dalam peta distribusi penjualan diatas, maka terdapat dua jenis pembelian kamar yang dilakukan oleh tamu.

Pertama adalah Direct Booking, yaitu pembelian kamar dilakukan oleh tamu kepada hotel secara langsung atau tanpa perantara dari pihak ketiga. Peta distribusi langsung ini sangat menguntungkan hotel karena besaran biaya distribusi terbilang kecil atau bahkan tidak ada biaya sama sekali yang dibebankan kepada hotel.

Beban biaya ini biasa disebut sebagai “Distribution Cost Per Room Sold”. Contoh Channel penjualan secara langsung dalam peta diatas adalah melalui sambungan telepon, Central Reservation System atau Walk in/tamu datang langsung ke hotel.

Kedua adalah Indirect Booking, yaitu pembelian kamar yang dilakukan oleh tamu melalui pihak ketiga, misalnya Online/offline Travel Agent, Global Distribution System atau channel lain baik secara digital dan non digital.

Pada pilihan channel distribusi kedua ini sangat membantu hotel untuk menjangkau tamu potensial tanpa batas waktu dan tempat dimana informasi kamar Hotel dan penjualan Anda akan terdistribusi secara luas. Namun demikian, Anda harus mengeluarkan ongkos distribusi, wajar aja sih toh pada akhirnya penjualan kita kebantu juga dan tidak dipungkiri bahwa kita membutuhkan mereka.

Kedua jenis distribusi “direct” dan “indirect” tersebut merupakan satu kesatuan Ekosistem Pariwisata dimana semua usaha dibidang tersebut dapat saling terkoneksi, saling membutuhkan dan menguntungkan bagi mereka yang terlibat didalamnya. Ekosistem tersebut berdampak besar terhadap nilai “sharing economy” dalam dunia Pariwisata, khususnya dibidang perhotelan.

Untuk mendapatkan nilai “sharing economy” yang optimal, maka dibutuhkan kehati-hatian dalam “memetakan” dan “memorsikan” jalur distribusi yang digunakan sesuai segmentasi pasar pada hotel Anda, karena setiap penjualan terdapat ongkos distribusi yang harus diperhatikan pula.

Jadi, sudahkah hotel Anda memiliki Peta Jalur Distribusi Penjualan dan tergabung dalam ekosistem Pariwisata untuk memasuki pasar global?

Atau; Sudahkah Anda memecah jalur distribusi penjualan hotel Anda seperti Pak Polisi yang membuka jalur alternatif?

Salam Jempolier!

By Ikin Solikin

Pelajari Juga Artikel Menarik Dibawah:

Intro to Fundamental Revenue Management 

Revenue Management Key Indicators 

OTA vs Direct Booking

Analytic: Pilih Occupancy Tinggi atau ADR?

Channel Manager Sebagai Alat Kontrol Distribusi 

Dua Strategi Umum Dalam Dunia Perhotelan

Beban Biaya Apa Saja Yang Ditanggung Oleh Hotel?

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id