Manager: Pentingnya Sebuah “Data” di Hotel

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id- Sudahkah Anda memiliki “Rumah”? Apakah Anda masih ingat bagaimana proses ketika Anda membeli rumah tersebut?

Sebelum Anda membeli rumah maka biasanya yang kita lakukan adalah “Mencari Berbagai Macam Informasi”, seperti membandingkan antara produk dari berbagai developer, mencari lokasi dan berbagai macam fasilitas disekitar lokasi. Selain itu, Anda juga mencari metode pembiayaan dan berbagai macam infomasi lainnya sebelum Anda mengambil sebuah “keputusan” untuk membeli.

Apa kaitannya antara “Beli Rumah” dengan judul artikel diatas?

Sebelum kita ulas mendalam, sebagai Manager di Departemen Anda, Seberapa sering Anda melihat laporan kerja dari tim Anda dalam sehari? Seberapa sering pula Anda diminta laporan oleh General Manager Anda atau kantor pusat? Pernahkah Anda dikejar-kejar dateline untuk kirim laporan?

Arti Penting Sebuah Data

Dalam contoh ilustrasi “Membeli Rumah” diatas, kita belajar bahwa kita memerlukan data yang kemudian diterjamahkan kedalam sebuah “Informasi” untuk menyimpulkan suatu kondisi dalam membuat “Keputusan yang tepat”.

Di Industri Pariwisata, khususnya Bidang perhotelan tergolong dalam industri yang sangat dinamis, perubahan bisa terjadi dalam beberapa menit dan disitulah Anda memerlukan sebuah informasi untuk mengambil keputusan. Enggak Percaya? Ayo coba kita ilustrasikan:

“Anda bertugas sebagai Executive Housekeeper”, pada hari ini (jumat, pukul 15:00), karena lokasi hotel Anda berada dikota dan segmen pasar Anda yang terbesar adalah tamu bisnis, biasanya setiap akhir pekan tingkat occupancy Anda menurun dibandingkan hari biasa, lalu pada pukul 15:30 Anda mendapatkan kabar dari Sales Director bahwa hari Sabtu dan Minggu akan ada rombongan Tamu Tour dari China yang baru saja deal negosiasi dengan Sales dan sepakat menginap di hotel Anda”.

Melihat ilustrasi diatas, informasi apa saja yang Anda perlukan untuk menunjang kesuksesan operasional Anda?

Informasi yang Anda butuhkan terdiri dari 3 perspective dibawah:

Pertama: Guest Perspective

Pada bagian ini data yang Anda perlukan adalah informasi yang berhubungan dengan kebutuhan dan keinginan dari Tamu group china tersebut.

Misalnya: Berapa banyak jumlah tamu yang akan menginap?, berapa kamar yang akan dipesan, kamarnya tipe apa saja? berapa banyak yang twin atau king size bed, berapa rate kamar yang disepakati? Apa saja amenities yang harus dilengkapi dikamar? Apa yang mereka suka; smooking or Non Smoking room?

Dipoin pertama ini, setelah Anda memiliki informasi maka Anda dapat mengambil keputusan yang berhubungan dengan pengalokasian kamar yang tepat dengan standard pelayanan sesuai segmen pasar Anda. 

Kedua: Employee Perspective

Dalam  ilustrasi diatas,  untuk menunjang pelayanan prima bagi tamu group tersebut, maka Anda memerlukan informasi mengenai karyawan Anda karena Anda harus mengalokasikan dan mendistribusikan pekerjaan kepada semua level jabatan.

Informasi yang Anda butuhkan misalnya: Berapa banyak karyawan yang akan masuk kerja? Siapa yang Cuti, Siapa yang sakit? Perlu berapa banyak karyawan untuk menangani situasi bisnis tersebut? Berapa besaran biaya Payroll & Wages yang akan Anda keluarkan untuk menangani group tersebut?

Dipoin kedua ini, Anda akan mengambil keputusan mengenai bagaimana cara Anda mengatur Sumber Daya Manusia karena Anda adalah HRD di departemen Anda sendiri. Anda juga akan memiliki dasar yang kuat ketika Anda ingin menambah atau mengurangi jumlah pekerja sesuai level bisnis yang akan Anda lalui.

Hal ini sangat penting, karena umumnya yang digembor-gemborkan hanya “mengurangi” jumlah orang saja, padahal seharusnya juga menambah bila dianggap perlu.

Merujuk pada hasil riset kami (IHLC.co.id) jika level bisnis tinggi (dikisaran 80%-100% occupancy dengan tingkat ratio karyawan 0.7 untuk kelas bintang 4 pada segmen bisnis dengan rata-rata jumlah kamar dikisaran 150 – 200 kamar), maka kualitas pelayanan akan menurun drastis, yakni diangka 50% dari skala tertinggi 100% yang diukur dari 5 dimensi pelayanan yaitu: Empathy & Friendliness,  Speed, Cleanliness, Quality Product dan Atmosphere diseluruh touch points. Kedepan kita bahas detailnya yah,.. biar sekarang kita fokus bahas ke basic things tentang data dulu aja.. 

Oleh karena itu, agar kualitas pelayanan menjadi optimal dan selaras dengan sasaran bisnis, maka dianjurkan untuk mengatur alokasi pekerja sesuai dengan Laporan Forecast yang Anda miliki. Namun demikian, setiap hotel memiliki kebijakannya masing-masing dalam penentuan jumlah tenaga kerjanya dan Anda pun harus mematuhinya.              

Ketiga: Product Perspectives

Dari informasi yang diberikan oleh kolega Anda (Director of Sales), maka Anda juga akan membutuhkan data-data yang berhubungan dengan ketersediaan barang yang Anda miliki.

Misalnya: berapa banyak stock sabun, shampo, coffee, tea dan berbagai amenities lainnya? Berapa banyak ketersediaan chemical yang Anda Miliki? dan lain sebagainya.

Di poin ketiga ini Anda dapat menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan untuk pembelian yang digunakan dalam pelayanan dan memastikan konsistensi merek hotel Anda. 

Jadi Kesimpulannya adalah ketika kita memiliki data dan informasi yang cukup, maka sebagai Manager kita akan dengan mudah dalam mengambil keputusan dan kebijakan dari ketiga perspective tersebut, Sehingga Tamu Happy dan Karyawan Happy yang pada akhirnya bermuara kepada hasil akhir, yaitu Owner Happy.

Jadi, sudah kah Anda meneliti data Anda selayaknya Anda mencari dan mengelola informasi ketika ingin membeli sebuah Rumah?  

Selamat berdata Ria…

Salam Jempolier!

By: Ikin Solikin | IHLC.co.id

Pelajari juga artikel menarik dibawah ini:

Pentingnya Laporan Forecast untuk Menunjang Operasional

WAR: Price War & Talent War, What shall we Do?

Mengenal Big Data Technology 

Like & Share

One thought on “Manager: Pentingnya Sebuah “Data” di Hotel

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id