Pentingnya Peran Asosiasi Profesi dan Akademisi Perhotelan

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Asosiasi Profesi adalah suatu organisasi yang berbadan hukum dan di syahkan melalui Akta Notaris maupun persyaratan legalitas lainnya dimana kedudukannya diakui oleh pemerintah dan masyarakat umum serta keberadaannya mencakup wilayah seluruh Indonesia.

Umumnya, asosiasi profesi didirikan oleh orang-orang seprofesi untuk mewadahi gagasan-gagasan dari  orang yang seprofesi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas anggotanya dan berbakti kepada industri yang digelutinya, serta bermakna untuk bangsa dan negara.

Untuk menjalankan roda baktinya, mereka memiliki struktur organisasi dan program-program kerja yang terencana.

Sedangkan akademisi adalah lembaga pendidikan seperti sekolah atau kampus perhotelan yang bertujuan untuk mendidik peserta didiknya untuk memenuhi kebutuhan di industri dengan outcome positif yang siap kerja dibidang profesi yang ditekuni.

Merujuk pada penjelasan diatas, maka terdapat benang merah yang saling terhubung dimana assosiasi dan akademisi memiliki tujuan yang sama, salah satunya yaitu “Mendidik“.

Lalu, bagaimana dengan kondisi yang ada saat ini? Apakah mereka sudah singkron dan memiliki visi yang sama? 

Sebagai orang awam dan tidak terlibat dalam assosiasi apa pun, maka penulis melihat bahwa asosiasi-asosiasi khusus bidang perhotelan sudah menunjukkan kerja kerasnya. Banyak program-program pelatihan yang sudah dibuat untuk para anggotanya. Penulis melihat bahwa terdapat banyak sekali assosiasi dengan label A, B atau C, namun tujuan mereka sama, yaitu membangun bangsa, membuat merah putih berkibar dan menjadikan hotelier tanah air mampu berdiri sendiri diatas pangkuan ibu pertiwi.

Untuk mewujudkan mimpinya, alangkah lebih baik jika semua asosiasi bersatu padu, berkolaborasi, sehingga menjadi lebih powerful untuk Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan akademisi? Hendaknya para pendidik profesi bidang perhotelan sudah berfikir jauh untuk melangkah kedepan, yaitu dengan berkolaborasi dengan asosiasi untuk membuat karya ilmiahnya dengan membuat riset penting bagi pelaku usaha perhotelan.

Mungkin saja penulis belum mendengar atau melihat, namun seringnya hanya melihat foto-foto selfie saja sih di facebook para assosiasi dan akademisi itu. Setelah tanya sama Mas Google, akhirnya penulis menemukan juga beberapa hasil riset yang cukup menarik, namun sayang, kebanyakan isinya bersifat sangat Makro, yang kebanyakan mengulas mengenai pariwisata.

Oleh karena itu, bila assosiasi dan akademisi perhotelan ini singkron, maka terciptalah sebuah hasil riset yang berguna bagi banyak pelaku profesi dan pengusaha. Harapannya sih mereka melakukan riset skala “Micro” saja yang memang sedang dibutuhkan oleh hotel. Misalnya dengan membuat hipotesa seperti dibawah ini:

  1. Dampak Turn Over Karyawan Terhadap Kualitas Konsistensi Pelayanan di Hotel. Lalu memberikan rekomendasi tentang bagaimana cara menahan laju turn over rate dan bagaimana membuat pelayanan menjadi konsisten.
  2. Implikasi Perang Harga terhadap Profitabilitas Bisnis di Hotel. Lalu, memberikan rekomendasi mengenai strategi tata kelola pengendalian harga yang baik dan benar.
  3. Dampak Pembangunan Hotel Terhadap Kebersinambungan Bisnis dibidang Perhotelan. Lalu memberikan rekomendasi kepada stakeholder bagaimana harus mengambil kebijakan-kebijakan yang berdampak positif terhadap iklim investasi dan bisnis.
  4. Dampak Banyaknya Operator Hotel Baru terhadap Konsistensi Merek yang dikeluarkannya. Lalu, memberikan masukan kepada operator-operator baru yang kian tumbuh berkembang bagaimana cara untuk menjaga konsistensi mereknya.
  5. Dampak Pelatihan Terhadap Nilai Bisnis yang dihasilkan dibidang Perhotelan. Lalu, memberikan rekomendasi bagaimana cara menjadikan pelatihan sebagai partner dalam strategi bisnis yang baik dihotel.
  6. Implikasi Cepatnya Pertumbuhan Karir Terhadap Kualitas Hasil Pekerjaan di hotel. Lalu, memberikan rekomendasi bagaimana mengelola manajemen suksesi yang benar di hotel.

Contoh keenam hipotesa tersebut hanya sebagian contoh kecil dari tantangan yang dihadapi di industri perhotelan saat ini, yakni dibidang perkembangan bisnis, etika berkompetisi, kualitas SDM dan konsistensi pelayanan.

Dengan melakukan riset dengan assosiasi, maka akademisi dapat melihat dengan akurat apa yang dibutuhkan mereka dan dapat segera menyesuaikan diri untuk menyiapkan outcome hasil didikan yang jempolan.

Selain itu, akademisi telah melakukan fungsinya untuk berbakti kepada bangsa dan negara dengan menyumbangkan hasil riset dan solusi alternatif bagi para pelaku profesi. Akademisi-akademisi milik pemerintah seharusnya mampu menjadi contoh dengan menghasilkan hasil riset yang tepat sasaran dan terdistribusi dengan baik.

Bagikan hasil riset secara terbuka kepada anggota assosiasi atau sebarkan melalui hotelier.co.id, sehingga dapat terdistribusi ke khalayak umum dengan massif untuk proses pembelajaran secara non komersial.

Semoga asosiasi-asosiasi profesi dibidang perhotelan bisa selfie-selfie dengan akademisi untuk berbakti kepada negri dengan ilmu dan hasil riset untuk keberlangsungan bisnis pada industri perhotelan di tanah air. Hasil riset plus foto selfienya juga bisa sih di posting di facebook 🙂

Baca Juga: Kenapa hotelier menulis?

Salam Jempolier!

Ikin Solikin

IHLC.co.id

Like & Share

2 thoughts on “Pentingnya Peran Asosiasi Profesi dan Akademisi Perhotelan

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id