Pentingnya Kebersihan Dalam Pelayanan

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Apakah Anda pernah mendengar keluhan rekan Anda bahwa hotel Anda sulit dipasarkan karena telah berumur senja? Apa saja faktor yang dapat membantu Anda agar mampu menjual hotel Anda?

Service is more than just a Smile. It is an integral part between people, process and product.

Usia hotel yang sudah “Tua” bukanlah hambatan bagi Anda untuk tetap dapat berkompetisi dengan maraknya hotel-hotel baru. Bila Anda tidak mimiliki kecukupan finansial maka Anda dapat membentuk kekuatan lain dari sisi “People” dan “Process”.

Semakin tua umur seseorang, maka mereka harusnya semakin “dewasa” dengan berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya, demikian juga dengan hotel. Semakin “Tua” usianya seharusnya semakin pintar dan jeli dalam meraih hati para pelanggannya, baik pelanggan baru maupun para pelanggan setianya.

Lalu, faktor penting apa yang dapat dilakukan agar dapat terus bersaing?

Salah satu Jawabannya adalah: Kebersihan. Salah dua dan tiganya akan ada dalam ulasan terpisah dalam katagori topik Service Quality Management.

Kebersihan menjadi hal yang sangat vital dalam pelayanan. Karena kebersihan merupakan salah satu bagian kunci penting dari sisi “Tangible Service” yaitu sebuah pelayanan yang langsung dapat “dilihat” dan “dirasakan” oleh para pelanggan.

Semegah apa pun gedung hotel Anda dan semewah apa pun kamar hotel Anda, maka first impression-nya adalah “Cleanliness”. Bila hotel Anda berusia dewasa, namun bersih, rapih, wangi dan asri, maka akan berpotensi untuk mendapatkan tempat sendiri di hati pelanggan. Karena mereka mengerti bahwa Anda telah melakukan upaya terbaik untuk merawat hotel Anda dan menyajikannya secara konsisten. Kebersihan juga merupakan perwujudan “kongkrit” dalam “melayani tamu dari hati” dan bukan hanya sekedar “Slogan” saja. Dengan menjaga kebersihan berarti Anda telah menjalankan fungsi Anda dalam melakukan “process” untuk menghadirkan “Product” yang konsisten.

Terlepas hotel baru atau lama, cleanliness memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan merupakan salah satu nilai penting dalam pengoperasian sebuah hotel.

Lalu, siapa yang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan?

Semua orang bertanggung jawab untuk merawat kebersihan dan kerapihan ditempat kerja masing-masing dan dilingkungan hotel sesuai otoritas yang dimilikinya.

Contohnya terdapat dalam beberapa studi kasus dibawah:

Kasus Pertama
Anda bekerja di Restoran, Anda melihat beberapa tissue, plastik atau serpihan makanan yang banyak terjatuh dilantai.
Apakah Anda harus merepotkan Housekeeping untuk membersihkannya atau Anda yang akan melakukannya?

Kasus Kedua
Anda bekerja di Front Office atau Security, Ketika Anda berada di area lobby tepatnya di “Udut Area”, Anda melihat beberapa puntung rokok dan beberapa sampah botol minuman. What should you do?

Seharusnya hal tersebut menjadi tugas Anda. Apa salahnya membersihkan area Anda sendiri. Toh hal tersebut adalah hal yang sepele dan kecil. Kecuali kasusnya mengharuskan Anda membersihkannya dengan alat dan keahlihan khusus. Jika demikian, maka Anda dapat berkoordinasi dengan Housekeeping untuk membantu Anda.

Jadi, kebersihan sangat vital dan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Housekeeping Departemen semata dan menjadi tugas bersama untuk merawat area kerja Anda masing-masing.

Jika kita merujuk Pada ServQual theory, maka kebersihan menjadi kriteria penting dalam memberikan jaminan kualitas atas produk tangible  yang dijual oleh pemberi jasa . Dalam prakteknya: Anda bisa melihat diberbagai Channel Guest Riview: hampir semuanya mencantumkan Cleanliness sebagai salah satu katagori dalam indikator pelayanan dalam sebuah hotel.

Jika Anda memiliki tools  Online Reputation Management misalnya seperti Revinate, Medallia atau STAAH, maka katagori cleanliness ini sangat diperhatikan dalam “Sentiment Analysis” yang dikumpulkan dari semua channel riview.  Itu berarti Manajemen akan berorientasi penuh untuk selalu menjaga dan memperbaiki kualitas kebersihan di hotel.

Jadi, ketika ada manajer  yang cerewet mengenai Cleanliness itu berarti mereka sedang mengamalkan fungsi kontrol mereka terhadap nilai penting yang diberikan untuk tamu hotel. Sehingga tamu akan merasa senang, nyaman dan tentram ketika berada di hotel Anda.

Kesimpulannya adalah Kebersihan sangat penting bagi hotel sebagai nilai jual. Setiap orang berperan penting dalam menjaga dan memlihara kebersihan hotel dimulai dari tiap-tiap individu dan departemen yang diawasi dan dikontrol langsung oleh para manajer terkait. Kehadiran Manajer dalam melakukan fungsi kontrol atas kebersihan sangat vital untuk memberikan rasa senang, nyaman dan tentram bagi para tamu yang berada di hotel.

Sudahkah Anda berpartisipasi dalam memelihara nilai jual hotel Anda dengan cara menjaga kebersihan di departemen Anda?

Salam Jempol!

By Ikin Solikin

Pelajari Juga Artikel Menarik Dibawah:

Menanamkan Percaya Diri Dalam Pelayanan – Bagian 1

Menanamkan Percaya Diri Dalam Pelayanan – Bagian 2

Service Execellent Ala Pedagang Pisang

Service Selling Skill

Menerapkan Budaya Bertanya

Menjual Dengan Menjawab

Creating Authentic Service

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id