Pentingnya Budaya Bertanya Sebagai Pintu Pembuka Wawasan Kerja di Hotel

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Dunia perhotelan dan pariwisata adalah industri yang sangat sarat akan wawasan dan kental dengan keterampilan khusus. Oleh karena itu, tidak heran bila budaya belajar bagi para karyawannya menjadi sangat penting yang bertujuan untuk membuka pintu wawasan dan keterampilan mereka yang sangat berguna ketika mereka bekerja dan melayani para tamunya.

Belajar di perhotelan dan pariwisata dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, salah satunya di hotelier.co.id. Biasanya, hotel juga merencanakan jadwal-jadwal pelatihan secara rutin yang dikelola oleh bagian Human Resources dan dilakukan baik oleh HRD, atasan ditiap-tiap departemen atau pun pelatihan dari pihak luar atau konsultan.

Pelatihan dapat dilakukan secara terjadwal mau pun tidak terjadwal. Nah, dalam artikel ini saya akan mengupas mengenai pelatihan yang tidak terjadwal yang terjadi secara spontan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Pelatihan ini saya sebut sebagai “Micro Learning” atau pelatihan skala kecil yang tujuannya adalah untuk menanamkan “budaya belajar” dengan cara “bertanya” untuk membuka pintu wawasan dan kerampilan”

Ketika karyawan bertanya, itu berarti ia ingin mengetahui sesuatu (belajar). Oleh karena itu, sebagai atasan hendaknya Anda pun bersedia untuk menjawab sesuai dengan yang Anda ketahui. Berikut adalah manfaat dari budaya bertanya bagi kedua belah pihak (karyawan dan atasan)

Keuntungan bertanya bagi karyawan:

  • Dengan menyiapkan setidaknya “1 buah pertanyaan” setiap hari, maka Anda akan mengetahui “1 buah wawasan baru” setiap harinya. Coba banyangkan bila dikalikan sebulan atau setahun. Berapa banyak wawasan yang akan Anda ketahui untuk mendukung pekerjaan Anda? Janganlah kita berasumsi, bila kita kurang memahami prosedur kerja atau hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan kita dihotel, sebaiknya kita bertanya, sehingga kita terhindar dari kesalahan fatal akibat asumsi yang kita buat sendiri.
  • Bertanya dapat mempengaruhi dan membentuk pola pikir. Tanpa bertanya, maka yang ada dalam pikiran kita adalah sebuah persepsi atau asumsi. Sebuah pola pikir positif akan terbangun ketika kita memahami situasi yang sedang dihadapi. Jadi, ketika Anda menghadapi sebuah informasi yang masih belum Anda pahami, maka sebaiknya bertanya agar pola pikir positif tetap terjaga.
  • Bertanya dapat membuat Anda melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati, karena Anda memahami alasan positif dibalik apa yang Anda kerjakan.

Untuk senantiasa melatih diri Anda, upayakan untuk menanyakan “Apa, kenapa, dan bagaimana”. Pertanyaan “Apa dan Kenapa” bertujuan untuk menambah wawasan Anda, sedangkan “Bagaimana” akan bertujuan untuk menambah level keterampilan Anda. Rencanakan dan susun pertanyaan Anda, lalu tanyakan kepada atasan Anda pada saat yang tepat. Hindari untuk menanyakan pertanyaan yang sudah pernah Anda tanyakan sebelumnya. Catat poin-poin penting dari jawaban yang Anda peroleh dan lakukan sesuai jawaban yang diberikan oleh atasan.

Manfaat bertanya untuk Atasan:

  • Kita menjadi lebih mengerti “level wawasan atau keterampilan” dari karyawan kita dan dapat dijadikan sebagai bahan perencanaan pelatihan atau coaching.
  • Sebagai sarana untuk mensosialisasikan sebuah informasi atau standard yang Anda kembangkan secara informal.
  • Dengan menjawab setiap pertanyaan yang muncul, maka Anda telah membangun hubungan positif dengan karyawan.

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul hendaknya menjadi sebuah instropeksi untuk Anda sebagai atasan. Bisa jadi Anda akan menemukan pertanyaan-pertanyaan yang jauh dari ekspektasi Anda atas level wawasan atau kerampilan yang dimiliki sang karyawan. Hindari untuk mencemooh pertanyaan yang muncul dan jawab sesuai dengan yang Anda ketahui. Perlu diketahui bahwa ketika Anda sudah memutuskan untuk merekrut karyawan tersebut, berarti Anda sudah siap atas semua hal, termasuk mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dibawah standard dan bersedia untuk mengembangkannya ke level yang Anda kehendaki.

Sudahkah Anda bertanya dan menjawab pertanyaan hari ini? mari kita budayakan bertanya untuk memupuk budaya belajar di hotel.

Salam Jempolier

Ikin Solikn | IHLC.co.id 

Pelajari Juga Artikel Dibawah:

Cara Menjawab Pertanyaan Tamu Dengan Menjual 

Service Excellent Ala Pedagang Pisang

Sales Tidak Banyak Bicara, Tapi Menyimak dan Follow Up

Cara Mencari Pangsa Pasar Baru Untuk Hotel Anda 

Like & Share

2 thoughts on “Pentingnya Budaya Bertanya Sebagai Pintu Pembuka Wawasan Kerja di Hotel

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id