Pentingkah ComSet Report Bagi Hotel Anda?

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Jika Anda bekerja sebagai Front Desk atau Telephone Operator yang biasa masuk malam, Pernahkah Anda diminta untuk mengisi data-data tentang performa bisnis dari kompetitor melalui telephone atau what’s up? Kemudian data-data tersebut Anda rangkum dalam format excel untuk disajikan kepada tim Manajemen? atau Jika Anda seorang Revenue Analyst, apakah data tersebut penting bagi Anda?

Itulah uniknya berbisnis dihotel dimana antara satu hotel dengan hotel yang lainnya rukun, saling komunikasi dan bertukar informasi.

Exhibit 1: Competitor Set Analysis DashBoard, Illustrated by HOTELIER.CO.ID

Lalu, data apa saja yang biasanya dibandingkan antara hotel satu dan hotel yang lainnya?

Umumnya mereka bertukar informasi seperti Occupancy, Average Room Rate, Room Sold atau Tamu Group / Event yang telah terjadi kemarin. Data-data tersebut akan diolah untuk mengetahui nilai dari indikator dibawah ini:

Nilai-nilai diatas merupakan acuan dasar atas performa hotel yang dilihat dari perspective external (kompetisi) atau disebut sebagai Key Performance Indicator. Kemudian, data tersebut digunakan untuk mengetahui level demand dan supply disuatu kota bagi tiap hotel yang berkompetisi secara langsung (Direct Competitor). Misalnya, Jika Anda bintang empat maka Anda akan melihat performa bisnis dari hotel bintang empat yang lainnya.

Lalu, masih perlukah data-data tersebut dan apakah data tersebut valid? 

Menjawab pertanyaan tersebut yang juga dilontarkan oleh pembaca HOTELIER.CO.ID melalui group facebook kami, maka berikut adalah ulasannya untuk proses belajar bersama:

Mengutip buku Hotel Revenue Management “From Theory to Practice” karya Stanislav Ivanov, maka praktek Revenue Management harus diimbangi dengan “Etika”. Jika tidak, maka hanya akan menghancurkan diri sendiri dan orang lain.  Hal ini berkaitan erat dengan “kompetisi harga yang sehat” dan “Pertukaran Informasi” yang akurat.

Jika kita benar-benar jujur dalam memberikan informasi, maka informasi tersebut akan sangat bermanfaat untuk memetakan level “Demand” dan “Supply” pada destinasi tertentu. Namun sebaliknya jika data tersebut salah, maka keseluruhan strategi dalam menciptakan demand juga akan salah yang berdampak pada persaingan harga yang tidak sehat.

Jika Anda merasa bahwa data-data yang diberikan kompetitor Anda melenceng jauh dari kenyataan, maka tidak perlu lagi bertukar info. Anda bisa menfaatkan teknologi seperti Rate Shopper yang banyak tersedia dipasar. Detailnya akan kita ulas dalam artikel terpisah.

Oleh karena itu, akurasi data sangat penting untuk memetakan level demand dan supply sehingga kita betul-betul memahami karakteristik pasar dan lebih mudah dan akurat dalam memberikan harga yang terbaik bagi para tamu kita.

Jadi, masih pentingkah ComSet Report bagi hotel Anda? atau Sudahkah Anda ngopi bareng dengan kompetitor Anda hari ini?

Salam Jempol!

By Ikin Solikin

Pelajari juga artikel dibawah:

Mahalnya Data Di Industri Perhotelan 

Perang Harga, Kapan Selesai?

Memasarkan Hotel Dengan Affiliate Marketing

5 Cara Menentukan Direct Competitor 

Mengunakan Price Value Matrix untuk memetakan Harga

Daftar Isi: Fundamental Revenue Management 

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id