Menggunakan eLearning sebagai metode belajar dihotel

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – eLearning merupakan salah satu dari sekian banyak metode belajar yang dapat diterapkan dihotel. Keuntungan menggunakan metode belajar eLearning adalah sebagai berikut:

Bagian 1. Keuntungan bagi tenaga pengajar

Tenaga pengajar dapat melakukan proses belajar mengajar dengan waktu yang flexible. Upload materi dalam bentuk file yang berupa Power Point, Video, Animasi, SCORM, atau AIC format dan berbagai jenis file lainnya. Berikan Quiz diakhir sesi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta dan berikan minimum skor yang harus diraih. Sehingga, proses transfer knowledge dapat maksimal. Tenaga pengajar tidak lagi terkurung dalam ruang dan waktu serta dapat lebih fokus mengajarkan materi-materi yang bersifat technical yang sarat dengan praktek langsung.

Bagian 2 Keuntungan Bagi Peserta
Peserta dapat belajar kapan saja dan dimana saja. Mereka dapat memilih waktunya sendiri untuk belajar atau memutar kembali materi yang masih ingin dipelajari.

Untuk menerapkan metode belajar eLearning, maka diperlukan dua hal: pertama adalah Learning Management System dan yang kedua adalah Kontennya.

Learning Management System (LMS) ini banyak sekali jenisnya dipasar. Ada yang khusus untuk keperluan akademik kampus, keperluan korporasi maupun untuk keperluan eCommerce. Setiap jenis LMS hendaknya dipilih sesuai dengan fungsinya.

Jika untuk mengatur peserta didik dan mengelola kegiatan belajar mengajar di sekolah, maka eLearning jenis academic yang tepat. Namun, jika yang dibutuhkan adalah untuk menunjang Talent Management atau Training Departement di sebuah hotel, maka opsi jenis corporate tepat dipilih. Begitu juga jika tujuan Anda adalah untuk menjual materi-materi eLearning, maka jenis eCommerce yang pas. Jadi, memang harus dipilih sesuai fungsinya.

Jika dilihat dari provider penyedianya, maka kita dihadapkan oleh beberapa pilihan, dari yang gratisan, murahan, hingga yang super mahal. Ya intinya sih ada harga ada barang. Misal, Anda memerlukan LMS untuk keperluan Academic di sekolah Anda, maka Anda hanya modal 500 ribuan untuk beli domain dan hosting untuk bisa memiliki LMS. Caranya juga sangat gampang, masuk aja ke CPnel, lalu pilih softcolous dan search Learning Management System maka akan banyak pilihan LMS gratisan.

Moodle merupakan pilihan open source LMS yang tepat untuk akademik yang banyak digunakan untuk kampus-kampus ternama didunia. Syaratnya; Anda harus mau ngoprak-ngoprak, trial and error hingga Anda menemukan keberhasilan dalam menyeting LMS Anda. Cukup ribet sih, ya namanya juga gratisan.

Nah, setelah LMS diperoleh yang digunakan untuk memutar konten dan mengelola peserta dan trainer, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan bahan ajar (konten). Konten eLearning dibagi menjadi 3 level, yaitu No Interaction (level 1), Mid (level 2) dan highly interactive (level 3)

Konten-konten yang dipajang di hotelier.co.id dalam bentuk artikel merupakan konten level 1, yaitu tanpa interaksi dimana pembaca hanya membaca konten saja dalam format text. Kata lainnya hanya menggunakan satu jenis panca indra saja dalam proses belajarnya dimana level pemahaman pembaca terrgantung dari bagaimana tulisan dikemas dan juga cara pembelajar menelaah wawasan atau nilai-nilai pembelajaran yang disajikan.

Jenis konten eLearning level 2 dapat berupa video yang diiringi dengan text, suara, gambar dan drag & drop quiz. Dalam level 2 ini para pembelajar dapat menggunakan indra penglihat, pendengar dan perasa. Tiga panca Indra sekaligus, sehingga level pemahaman peserta dapat dimaksimalkan.

Terakhir, jenis konten level 3 termasuk katagori “highly interactive” dimana konten mengharuskan peserta untuk terus menggunakan kelima panca indranya. Contohnya adalah konten-konten Game, tekhnologi yang terbaru misalnya dengan mengadopsi game berbasis Virtual Realty (VR Technology) dimana peserta akan merasakan sebuah konten pembelajaran dengan pendekatan simulasi langsung.

Misalnya, jika Anda ingin mengajarkan bagaimana caranya “Menangani Keluhan Tamu“, maka peserta akan melihat, mendengar dan merasakan suasana selayaknya suasana asli di hotel. Anda akan melihat ekspresi wajah tamu atau Mendengar suara tamu yang sedang marah, lalu berkomunikasi langsung untuk menyelesaikan keluhan tamu tersebut. Suasananya Real, seperti tamu asli yang sedang Anda ajak bicara. Diakhir sesi, peserta akan diberikan hasil evaluasi atas scenario yang telah dilaluinya. Menarik bukan?

Konten jenis ini umumnya dibuat oleh para Gamers yang merupakan tim yang terdiri dari programmer, UI/UX Designer, Scenario Builder dan Subject Matter Expert untuk topik yang akan diajarakan.

Jadi untuk menerapkan metode belajar eLearning, sebetulnya tidak perlu biaya yang mahal selama ada kemauan untuk menciptakan sebuah konten belajar dan mengorbankan waktu untuk ngulik-ngulik Learning Management System yang banyak tersedia secara open sources.

Salam Jempolier
By: Ikin Solikin | IHLC.co.id

Pelajari juga artikel menarik dibawah:

Pentingnya Online Reputation Management di hotel

Pentingnya Candidate Relationship Management di Hotel

Menerapkan Tekhnologi Big Data di Hotel

 

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id