Mengetahui Jenis Jenis Aset Di Hotel

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotelier.co.id – Aset adalah salah satu harta yang dimiliki oleh unit hotel. Tanpa aset, unit hotel tidak bisa melakukan kegiatan operasional sehari-hari untuk melayani tamu. Didalam ilmu akuntansi, Aset adalah  sumber daya yang dikuasai oleh unit hotel sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan darimana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh unit hotel tersebut. Singkat kata adalah Aset merupakan harta yang dimiliki oleh unit hotel.

Jenis-jenis aset di hotel dibagi menjadi 3 bagian besar berdasarkan wujudnya, yaitu:

Bagian Pertama: Aset berwujud / Aset Tetap

“Aset Tetap” dalam akuntansi adalah aset berwujud yang dimiliki yang digunakan dalam proses “produksi” atau “penyediaan barang atau jasa”, untuk direntalkan kepada pihak lain atau untuk tujuan administratif  dan digunakan selama lebih dari satu periode.

Contohnya: Gedung , kendaraan, komputer, tanah, barang elektronik

Selain tanah, aset tetap tersebut mengalami penyusutan terhadap “nilai” barang seiring dengan realisasi masa ekonomisnya (umur pemanfaatannya). Istilah mudahnya untuk memahami penyusutan adalah ketika kita membeli mobil seharga 500 juta dan kita pakai selama 5 tahun, ketika mau dijual nilai mobil tersebut berada di bawah 500 juta.

Bagian Kedua: Aset  Lancar

Aset lancar (current asset) dalam akuntansi adalah jenis aset yang dapat digunakan dalam jangka waktu dekat, biasanya satu tahun. Contoh aset lancar antara lain adalah kas, piutang, investasi jangka pendek, persediaan, peralatan, beban dibayar di muka. Pada suatu neraca, aset biasanya dikelompokkan menjadi “aset lancar” dan “aset tidak lancar”.

Untuk Asset lancar dalam bentuk “persediaan”, di hotel dibagi menjadi beberapa empat tipe, yaitu:

  • Groceries adalah barang persediaan yang berupa bahan baku untuk mengolah masakan seperti sayur, buah, atau bumbu masak.
  • Guest supplies adalah barang persediaan yang bisa dipakai dan digunakan untuk tamu seperti Straw (sedotan), toothpick (tusuk gigi), creamer sachet, tea sachet, coffe sachet, sugar sachet, slipper (sandal hotel), soap (sabun mandi), shampoo, toothpaste (pasta gigi), shower cap (penutup rambut ketika mandi)
  • Stationary adalah barang persediaan yang berupa alat tulis seperti pencil, bolpen, form-form (captain order, bill restaurant, Bill laundry), book ¼ HVS (kertas mirip note book)
  • Linen adalah barang persediaan berupa kain

Untuk Linen sendiri dibagi menjadi 2 yakni milik Housekeeping dan milik Food & Beverage (F &B)

Linen yang digunakan dan disimpan di gudang Housekeeping adalah Bed sheet, Bed runner, Bed skirt, Bed cover, Duvet cover & insert, Bad pad, Pillow case, Blanket ,Towel, Bath Mat

Sedangkan Linen yang digunakan dan disimpan di gudang F& B adalah Table Cloth, Napkin, Skirt, Place Mat, Seat Cover

  • Chinese ware (chinaware) adalah peralatan makan yang biasanya terbuat dari keramik atau porselen seperti dessert plate, dinner plate, soup bowl, ashtray atau asbak.
  • Silverware adalah peralatan makan yang terbuat dari bahan perak seperti spoon (sendok), fork (garpu), steak knife (pisau untuk makan steak)
  • Glassware adalah peralatan makan yang terbuat dari kaca seperti water goblet (gelas untuk air putih), cocktail glass (gelas yang menyajikan minuman beralkohol/cocktail)

Mungkin teman-teman masih bingung mengapa peralatan seperti Linen, Silverware, chinaware, glassware dimasukkan kedalam persediaan?

Jadi begini, misalnya unit hotel membeli dinner plate berjumlah 250 buah, kemudian dibawa ke Restaurant sejumlah 100 buah, sisanya masih 150 buah tetap berada di dalam gudang F&B. Nah, jumlah dinner plate yang berada di gudang f&b tersebut akan berkurang apabila terjadi penggantian dinner plate yang rusak ataupun usang dengan dinner plate yang baru yang berasal dari gudang.

Oleh sebab itu, peralatan diatas disebut dengan slow moving item atau persediaan yang perputarannya sangat lambat.

Bagian Ketiga: Intangible Aset (Aset tak berwujud)

Merupakan Aset Non-moneter yang teridentifikasi tanpa wujud fisik. Yaitu hak-hak istimewa atau posisi yang menguntungkan guna menghasilkan pendapatan. Contonhya: Brand/merk/nama hotel, Sumber Daya Manusia (karyawan) dan goodwill. Oleh sebab itulah mengapa membangun sebuah brand dan merk atau nama hotel sangat penting selain membangun SDM-nya. Karena brand atau merek atau nama hotel serta SDM yang dimiliki  juga merupakan salah satu aset bagi hotel yang dapat memberikan value (nilai) terhadap tingkat sukses atau redupnya sebuah bisnis dibidang perhotelan.

Itulah beberapa jenis aset di hotel, jadi sebagai karyawan di hotel kita berperan untuk turut serta menjaga aset yang dimiliki oleh hotel. Caranya adalah setidaknya kita minimalkan kejadian lost and breakage (kehilangan dan kerusakan)  Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian didalam bekerja di hotel, sehingga kita telah berperan untuk menjaga asset kita.

Hotel adalah sawah kita yang harus kita jaga bersama, selayaknya menjaga rumah kita sendiri.

 

Salam Jempolier!

By: Galih Satria Hutama

Baca juga artikel menarik dibawah:

Cost of food dan Cost of beverage

kerja sama akunting dengan divis F&B

Apa saja biaya biaya yang ditanggung oleh hotel

 

Like & Share

2 thoughts on “Mengetahui Jenis Jenis Aset Di Hotel

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id