Mengenal Posisi kerja di Divisi Accounting Hotel

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotelier.co.id – Transaksi di sebuah hotel termasuk yang kompleks, karena Perhotelan memiliki keunikan pelaporan akuntansi tersendiri.

Dikatakan unik karena, akuntansi di hotel ini merupakan perpaduan akuntansi “jasa” dengan “akuntansi” manufaktur. Pencatatan berdasarkan metode akuntansi jasa digunakan untuk mencatat transaksi yang berkaitan dengan jasa seperti misalnya pembayaran pelayanan kamar, penghitungan service charge, dan lain-lain. Sementara, metode akuntansi manufaktur digunakan untuk menghitung harga jual sebuah menu yang dibuat oleh F&B.

Wajar jika di departemen accounting memiliki staff yang lebih banyak daripada staff marketing jika ditinjau dari jumlah staff yang ada pada back office sehingga di divisi accounting ini dipecah menjadi 2 sub divisi yaitu Finance dan Logistik. Yuk kita mulai mengenal lebih dekat berbagai macam posisi kerja di divisi accounting sebuah hotel.

Berikut ini adalah beberapa posisi kerja yang ada di divisi accounting di sebuah hotel (walaupun bisa berbeda-beda antar hotel)

Posisi kerja yang berada pada Sub divisi Finance:

1. General Cashier/GC

Tugas utama General cashier adalah mengelola petty cash di sebuah hotel, sehingga semua transaksi pembelian yang dilakukan secara cash dan pengeluaran uang untuk pembayaran hutang dan pembayaran pajak, air, listrik, telepon akan direkapitulasi oleh seorang General cashier. Bisa dikatakan juga kalau seorang General cashier ini adalah bendaharanya hotel.

2. Account Receivable staff (staff piutang)/AR

Tugas utama seorang AR adalah mengelola piutang hotel yang berasal dari transaksi reservasi dan booking kamar. Seorang AR ini juga memiliki tugas untuk menagih piutang apabila piutang tersebut sudah memasuki jatuh tempo dan mencatat transaksi pembayaran dengan menggunakan EDC maupun menggunakan giro check.

3. Account payable staff (staff bagian hutang)/AP

Tugas utama seorang AP adalah mengelola utang hotel. Seorang AP akan melakukan pelunasan atau pembayaran sebagian kepada supplier apabila utang tersebut sudah memasuki jatuh tempo. Semua  pembelian yang dilakukan secara kredit akan diproses oleh AP. Seoarng AP akan selalu berkoordinasi dengan sub divisi logistik dalam pengelolaan hutang kepada supplier.

4. Income Audit/IA

Tugas utama seorang IA adalah memverifikasi kesesuaian transaksi keuangan yang berasal dari Cashier Restaurant dan bagian receiption. Selain itu, seorang IA ini akan merekap berapa uang masuk yang berasal dari penjualan kamar, penjualan menu yang berada di restaurant dan penjualan ball room (hall room) hotel. Tugas  seorang IA adalah melakukan tindak lanjut (double check) dari kegiatan auditing yang dilakukan oleh seorang Night Auditor.

5. Book Keeper

Tugas utama seorang Book keeper adalah membuat laporan keuangan yang sumber datanya berasal dari staff AR, Staff AP, Staff IA, staff GC dan sub divisi logistik. Selain itu, seorang Book keeper ini biasanya merangkap sebagai supervisor di sub divisi finance.

Posisi kerja pada Sub divisi Logistik:

1. Buyer

Tugas utama seorang buyer ini melakukan pembelian secara langsung di pasar maupun di toko. Pembelian yang dilakukan oleh buyer ini merupakan pembelian secara tunai.

2. Purchasing

Hampir sama dengan tugas buyer, seorang purchasing juga melakukan pembelian. Tetapi pembelian oleh purchasing ini melalui pesanan ke supplier sesuai dengan Purchase Order yang dibuatnya dan dilakukan secara kredit dengan termin yang sudah disepakati.

Selain itu, seorang purchasing ini juga memiliki tugas untuk mengadakan tender supplier dan memilih supplier dengan persetujuan Manager Accounting.

3. Receiving

Tugas seorang Receiving ini adalah menerima barang yang diantar oleh supplier maupun yang dibeli oleh buyer. Seorang receiving ini akan menyesuaikan antara Purchase Order dari Purchasing dengan Delivery order dari supplier. Seorang Receiving juga wajib memeriksa kualitas barang yang diantar sesuai dengan Standard yang ditetapkan oleh manajemen.

4. Store keeper

Tugas seorang Store keeper adalah mengelola gudang sentral hotel. Barang masuk dan keluar yang berasal dari gudang sentral merupakan wewenang dari Store keeper. Seorang store keeper ini juga harus melakukan stock opname secara berkala dan secara bulanan, sehingga ketersediaan stock terjaga sesuai budget yg ditetapkan.

5. Cost Control

Tugas seorang cost control adalah melakukan control terhadap beban keuangan hotel. Kewenangan seorang Cost Control ini adalah membatasi jumlah pembelian dan permintaan pembelian yang berasal dari divisi lain agar tidak terjadi over budget. Selain itu, tugas Cost Control lainnya adalah memverifikasi data yang diinput oleh Purchasing dalam bentuk PO , dari Store keeper dalam bentuk Surat pengeluaran barang maupun surat barang masuk dan dari Recevier dalam bentuk Receiving Order (Surat penerimaan barang).

Purchase Order dan Receiving Order yang sudah lolos verifikasi dari Cost Control akan langsung diserahkan ke Staff AP untuk dilakukan pencatatan hutang.

Baca juga:

Lulusan Sarjana, apakah bisa  menjadi Manager di Hotel?

 Posisi kerja di Front Office

Posisi Kerja di Food & Beverage Service 

Posisi Kerja di kitchen

Mengenal Karakter Yang Harus Dilimiliki Karyawan Hotel

Semoga menambah pengetahuan bagi pembaca, sehingga bisa mempelajari posisi yang akan dilamar yang sesuai dengan kriteria dan karakter pembaca sekalian

Find The Latest Finance Jobs
Find The Latest Finance Jobs
Like & Share

4 thoughts on “Mengenal Posisi kerja di Divisi Accounting Hotel

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id