Memilih OTA Berdasarkan Pasarnya

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

hotelier.co.id – Indirect Distribution Channel memang sangat kita butuhkan dalam menjangkau customer yang potensial untuk menginap di hotel kita, salah satu Indirect Channel tersebut adalah OTA (Online Travel Agent) yang memiliki basis pelanggannya sendiri. Nah, dalam artikel ini akan kita ulas OTA mana saja yang layak kita pilih sebagai pelengkap Channel Distribusi di hotel kita.

Setiap OTA memiliki sasarannya sendiri, misalnya saja “asal negara” dari tamu-tamu yang mereka kirimkan ke hotel. Hal ini sangat penting kita cermati karena “tamu” yang dibidik haruslah disesuaikan dengan “level” kualitas pelayanan yang kita berikan. Sehingga, tamu potensial tersebut dapat puas ketika menginap di hotel kita. Berikut adalah ulasan rinci dari beberapa pasar OTA yang telah berkibar didunia selama beberapa dekade.

#1 Traveloka.com

Jika Anda akan fokus untuk mencari pasar Indonesia dan sedikit dari negara tetangga, maka Traveloka adalah pilihan yang cocok bagi hotel Anda.  Berikut adalah detailnya:

Exhibit 1: Traveloka.com, Source: Siilarweb.com

Indonesia patut bangga karena Traveloka, OTA buatan Indonesia ini mampu membukukan traffic sebesar 16.74 Juta dalam bulan Juni 2017. Dengan traffic sebesar itu, maka Traveloka mendapatkan tempat diposisi #37 dengan 66.39% kunjungan berasal dari Indonesia. Jika Anda ingin menyasar juga pasar dari negara tetanga seperti, Vietnam, Thailand dan Malaysia, maka pilihan OTA yang tepat adalah Traveloka.

#2 Agoda.com

Jika Anda fokus untuk mencari tamu dari asia, maka Agoda tepat untuk Anda pilih

Exhibit 2: Agoda.com, Source: SimilarWeb.com

Agoda membukukan traffic sebesar 32.96 Juta per Juni 2017, sebuah angka kunjungan website yang sangat besar. Berbeda dengan Traveloka, kunjungan website terbesarnya berasal dari Thailand yaitu sebesar 13.66%.

#3 Expedia

Nah, Jika Anda ingin fokus masuk ke pasar global maka Expedia adalah pilihan yang tepat

Exhibit 3: Expedia, Source: SimilarWeb.com

Jika kita melihat dalam exhibit 3 diatas, maka pasar tersebar dari Expedia adalah dari negara paman sam dan pasar lainnya adalah negara-negara dari kawasan Timur Tengah, Canada dan Israel.

#4 Booking.com

Exhibit 4: Booking.com, Source: SimilarWeb.com

Nah, ini dia “Gendrowunya” OTA, yaitu Booking.com. Jika OTA yang lain hanya membukukan traffic sebesar belasan dan puluhan juta saja, maka booking.com mampu membukukan traffic sebesar 366.08 Juta kunjungan webiste per Juni 2017. Kunjungan pada booking.com hampir merata dikawasan Amerika dan Eropa. Cocok buat Anda yang ingin mendapatkan tamu Londo/Bule.

Kesimpulannya adalah sebagai berikut:

  • Jika Anda ingin mendapatkan tamu Domestik dan Asia, maka Traveloka dan Agoda tepat Anda pilih, sedangkan tamu Global cocok untuk memilih Expedia dan Booking.com
  • Pasar yang akan Anda bidik harus disesuaikan dengan kemampuan staff serta fasilitas yang diberikan, sehingga tamu akan merasa puas. Contohnya: Kemampuan Bahasa, fasilitas breakfast dan menu makanan yang disediakan hendaknya disesuaikan dengan sasaran tamu yang akan dibidik. Hal ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap Online Reputation pada hotel Anda.
  • Setiap OTA dengan segmentasi tamu dari negara yang berbeda umumnya akan memasang besaran komisi yang berbeda pula. Karena, effort yang mereka lakukan untuk promosi ongkosnya juga berbeda. Misalnya saja Anda memasang Google Adwords, campaign yang dibuat untuk pasar domestik dan internasional tarifnya juga berbeda.
  • Traffic kunjungan yang mereka konversikan kedalam sebuah “bookingan” tidak lah gratis, rata-rata mereka membayar  40%-55% dari total kunjungan ke website mereka. Jadi ya wajar saja jika kita membayar komisi buat mereka.

Jadi, sudahkah Anda memetakan OTA mana saja dan tamu dari negara mana saja tamu yang akan Anda bidik?

Salam Jempolier!

By Ikin Solikin

Pelajari Juga Artikel Menarik dibawah:

Mengggunakan Opaque Pricing 

Konversi Direct Booking Dengan Meta Search Engine

Bagaimana Cara Kerja Digital Distribution Channels di Hotel? 

Peta Distribusi Penjualan Global 

Intro to Fundamental Revenue Management 

Price WAR, Kapan Berhenti?

Revenue Management Key Indicators 

OTA vs Direct Booking

Analytic: Pilih Occupancy Tinggi atau ADR?

Channel Manager Sebagai Alat Kontrol Distribusi 

Dua Strategi Umum Dalam Dunia Perhotelan

Beban Biaya Apa Saja Yang Ditanggung Oleh Hotel?

Like & Share

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id