Kenapa Trainer Di Hotel Harus Bisa Menulis? 

hotelier.co.id – Ketika kamu terpukau mengikuti salah satu pelatihan yang dibawakan oleh trainer, sebagai sesama trainer, pernahkah kamu meminta materi “slide presentasi” yang kemudian kamu ajarkan kembali kepada peserta di hotel kamu? 

Jika iya, maka berikut ini adalah ulasan penting untuk kamu sebagai seorang trainer. 

Menyalin materi orang lain dalam bentuk “Slide Presentasi” memang mudah, karena kamu bisa langsung menggunakannya. Namun, tahukah kamu bahwa materi yang sesungguhnya bukan terletak pada sebuah “Slide Presentasi”?

Jika merujuk pada standard kompetensi global yang dihimpun dari Tafe Queensland, maka menjadi seorang trainer yang profesional memang tidak mudah, karena terdapat lebih dari 7 jenis kompetensi fungsional (inti). Terlebih dalam era digital saat ini yang membutuhkan kompetensi tambahan sehingga nilai-nilai pelatihan yang dilakukan dapat ditingkatkan sesuai tuntutan jaman serta mengikuti trend perkembangan cara peserta dalam belajar. 

Nah, salah satu kompetensi penting tersebut adalah “Design & Develop Learning Program”. Jika kamu bekerja di hotel setara dengan international chain, maka kamu tidak perlu ribet untuk merancang dan mengembangkan module pelatihan karena sudah disediakan oleh kantor pusat masing-masing. Namun, sebagai seorang trainer, dalam keadaan terdesak: mampukah kamu untuk merancangnya sendiri? Nah, disitulah letak kompetensi kamu sebagai seorang trainer dipertanyakan. 

“Slide Presentasi” hanya sebuah alat yang berguna untuk mempermudah proses belajar mengajar. Namun, unsur terpenting dalam sebuah module pelatihan adalah kematangan dalam membuat sebuah “Instructional Design” yang merupakan rincian alur pembelajaran yang berisi tentang rencana belajar, metode belajar, serta pemilihan delivery tools yang akan digunakan yang tentu saja disesuaikan dengan “kebutuhan pelatihan” bagi para target pesertanya.

Untuk merancang sebuah “instructional design” tersebut, maka sangat diperlukan keterampilan khusus yaitu daya analisa, merancang scenario belajar, memilih metode balajar dan menulis struktur pembelajaran. Lalu dilanjutkan dengan membuat beragam “learning tools” seperti slide presentasi, case studies, game, video, dan lain sebagainya. 

Jadi, kemampuan untuk menulis memang sangat penting bagi seorang trainer yang bukan bermental “Copy & Paste”. Kemurnian sebuah gagasan akan berdampak besar terhadap gaya penyampaian yang unique dan menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi dalam diri seorang trainer ketika menyampaikan konten belajar. 

Sudahkah kamu mampu untuk menulis dan merancang sebuah Instructional Design? Yuk, gabung dengan ratusan teman lainnya dari berbagai kota di Indonesia di “Komunitas Trainer Hotel”.

Pendaftaran untuk batch pertama khusus untuk HR, Senior Management dan C-Level professionals akan ditutup tanggal 30 Juni 2018. Batch kedua akan segera menyusul dengan katagori peserta yang berbeda.

Registration: HOTELIER.CO.ID/Trainer          

Baca Juga: Kenapa Komunitas Trainer Hotel Dibuat? 

Salam Jempol!

By Ikin Solikin