Alasan Standard Grooming penting untuk karyawan perhotelan

Feel Free to share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotelier.co.id- Beberapa hari yang lalu ada teman dari penulis bertanya “kenapa sih kalau kerja di hotel itu wajib mematuhi standard grooming untuk penampilannya?

Mari kita kupas satu per satu alasan mengapa standard grooming penting bagi karyawan perhotelan?

Alasan pertama : Menjaga hyigenitas dan kesehatan makanan dan minuman yang disajikan untuk tamu

Hygienis adalah salah satu komponen yang paling penting bagi industri perhotelan dan juga restoran. Seperti kita ketahui salah satu standard grooming adalah kuku tidak boleh panjang, karena kuku adalah salah satu media penyebar kuman dan bakteri sehingga kuku harus dipotong,selain kuku, rambut juga harus dipotong terutama bagi karyawan yang bertugas untuk mengolah makanan dan minuman.

Oleh sebab itu setiap bekerja mengolah makanan, setiap karyawan di divisi FB produk wajib untuk menutupi rambutnya dengan topi atau haircap agar rambut tidak rontok dan jatuh ke dalam makanan yang akan disajikan untuk tamu. Gak lucu juga kan kalau ketika tamu akan menyantap hidangan yang disajikan oleh karyawan hotel terdapat sehelai rambut ikut tersantap oleh tamu tersebut?

Alasan kedua : Menjaga kesan bersih dan rapi di mata tamu

Kesan pertama bagi tamu ketika memasuki hotel adalah melihat penampilan karyawan hotel. Pertanyaan yang sering menggelitik “ Kalau cowok pakai jenggot dan kumis kan keliatan macho?” memang benar dari segi penampilan cowok pakai jenggot dan kumis terlihat macho, namun di industri hotel jenggot dan kumis membuat wajah karyawan menjadi tidak bersih dan rapi sehingga harus dicukur agar wajah karyawan hotel enak untuk dipandang oleh tamu dan terlihat netral.

Alasan ketiga : Mempermudah karyawan untuk melaksanakan tugasnya

Coba teman-teman bayangkan bagaimana kalau seandainya standard grooming untuk masalah sepatu tidak ada? Tentu saja setiap karyawan bebas untuk memakai sepatu dengan berbagai gaya. Bagi karyawan wanita pasti akan memakai heels yang cukup tinggi untuk menunjang penampilannya, tetapi untuk bergerak cepat pasti tidak bisa, begitu juga untuk sepatu pria. Pria cenderung memakai sepatu yang permukaannya trepes sehingga untuk berjalan terasa ringan, tetapi perlu diketahui sebagian lantai di hotel berbahan dasar marmer atau keramik yang sangat licin.

Pemakaian sepatu yang permukaannya trepes bisa membuat karyawan terpeleset ketika akan berjalan cepat. Untuk itulah standard grooming mengatur pemakaian sepatu dan kisaran tinggi heels yang diperbolehkan, tujuannya agar karyawan tidak ribet dan mudah untuk bergerak. Khusus untuk di kitchen dan engineering mereka menggunakan Safety Shoes.

Alasan keempat : Menjaga keamanan dan kenyamanan karyawan

Standard grooming dibuat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan karyawannya, contohnya di dalam standard grooming hotel, khususnya F&B melarang pemakaian cincin selain cincin nikah , dan melarang pemakaian anting yang panjangnya melebihi panjang daun telinga. Anting yang panjang dan berat bisa melukai diri karyawan yang memakainya ketika sedang bekerja, begitu juga cincin dengan mata cincin berupa batu akik bisa melukai diri sendiri dan juga teman seprofesi.

Manajemen hotel sendiri tidak menginginkan kecelakaan kerja yang terjadi akibat asesoris yang dikenakan karyawannya, untuk itulah cara melindungi karyawan agar tidak terjadi sesuatu akibat penggunaan asesoris, manajemen hotel membuat standard grooming untuk pemakaian asesoris.

Selain untuk keamanan diri berfungsi juga untuk keamanan tamu, yaitu untuk menghindari terjadinya penularan bakteri yang tersembunyi dibalik cincin ketika proses produksi dilakukan. Khusus untuk menyiapkan ready food (makanan yang siap saji) biasanya karyawan kitchen menggunakan sarung tangan (hand glove)

Alasan kelima : Untuk menjaga keseragaman karyawan hotel

Alasan terakhir adalah standard grooming dibuat untuk menjaga keseragaman karyawan hotel. Mengapa keseragaman karyawan hotel itu penting?

Karena lifestyle dan selera fashion masing-masing karyawan beda-beda, ada karyawan yang lifestyle nya casual, ada karyawan yang lifestyle nya cuek dengan penampilan, dll sehingga untuk membuat perbedaan lifestyle dan fashion karyawan tersebut menyatu dibutuhkan keseragaman. Untuk itulah manajemen pengelola hotel membuat standard grooming mengenai pemakaian uniform (seragam)

Jadi, standard grooming dibuat agar karyawan merasa nyaman dan aman pada saat bekerja. Standard grooming wajib untuk ditaati karyawan ketika karyawan sedang bertugas di hotel, akan tetapi ketika sedang tidak bertugas dipersilahkan untuk memakai kembali pakaian yang sesuai dengan selera fashion masing-masing.

Salam Jempolier

Galih Satria Hutama

Baca Juga artikel dibawah:

Grooming Standard di Hotel – Full Version

Sifat dan Karakter Karyawan Perhotelan

Mental Driver atau Penumpang?

Lulusan Sarjana Perhotelan, Mau Jadi Manajer?

Like & Share

2 thoughts on “Alasan Standard Grooming penting untuk karyawan perhotelan

Leave a Reply

error: Copyright by HOTELIER.CO.ID 2017. For non commercial purpose, please contact info@hotelier.co.id