4 Level Karir Seorang Trainer di Hotel

hotelier.co.id – Training merupakan sebuah system yang sangat penting untuk mendongkrak nilai-nilai bisnis di hotel, namun sayangnya profesi ini semakin kurang diminati oleh hotel karena hanya dianggap sebagai “expenses center”, padahal training is an investment dan kita bisa dengan mudah untuk mengukur balik modal dari sebuah program pelatihan.

Namun, hotel saat ini lebih banyak berlomba-lomba untuk mempercanggih “Digital Distribution” mereka dan sebaiknya kita tidak lupa bahwa “Bisnis Hotel” adalah bisnis di bidang “Sumber Daya Manusia”.

Jika hotel kamu menganggap bahwa training merupakan sebuah system yang dapat memberikan dampak terhadap nilai bisnis, maka secara otomatis fungsi tersebut hendaknya dimasukan kedalam struktur organisasi, namun adakah posisi seperti Training Officer, Training Manager atau Training Director di hotel kamu? Jika tidak, namun mereka mengumbar kata-kata “People are asset”, maka komitmen manajemen terhadap pelatihan patut untuk dipertanyakan dan semboyan tersebut hanya slogan saja. Sebaliknya, jika posisi mereka dirangkap dengan fungsi lain, Apakah kita sudah melihat efektifitasnya?

Fungsi seorang Trainer di jaman sekarang ini sagatlah vital, sama persis seperti seorang Engineering yang harus segera memperbaiki bangunan hotel yang bocor. Sebagai manajemen tim, kita mungkin akan bertanya: Bagaimana jika kami sudah investasi untuk fungsi pelatihan tersebut, lalu  kemudian mereka resign? 

Jawab: Bagaimana jika kinerja karyawan kita buruk dan kita tidak melatih mereka? Akankah situasi akan berubah menjadi lebih baik?

Oleh karena, investasi untuk mengadakan posisi kunci tersebut sangat penting untuk saat ini, karena jumlah hotel terus bertambah dan ketersediaan Sumber Daya Manusia di bidang Pariwisata dan Perhotelan semakin menjadi rebutan. (Baca Juga: Talent War

Melihat pentingnya posisi tersebut, lalu apa saja sih fungsi dan level mereka?

Pertama adalah “Meta Trainer” yang merupakan pucuk pimpinan dari semua fungsi trainer yang ada di hotel, umumnya jenis trainer ini berada di kantor pusat dengan title Corporate Training Manager/Director. Secara umum, fungsi mereka adalah menyesuikan “strategi bisnis” dan merancang “strategi pelatihan” yang akan dipilih. Setelah materi pelatihan diciptakan sesuai kondisi bisnis, lalu mereka akan melakukan sertifikasi internal kepada trainer lain untuk menyampaikan konten belajar kepada trainer lain yang berada dalam lingkup regional, misalnya “Regional Trainer Jawa & Bali”.

Kedua adalah “Master Trainer” yaitu trainer yang bertangung jawab untuk mengelola trainer yang berada dalam zona wilayah tertentu. Para “Master Trainer” ini umumnya memiliki title seperti “Regional Training Manager Bali”. Dalam fungsinya, mereka telah mendapatkan sertifikasi untuk mengajarkan module pelatihan dari “Meta Trainer” kepada trainer lain diwilayahnya. Selain mengajarkan konten yang berhubungan dengan strategi bisnis tersebut, Mereka juga bertanggung jawab untuk mencetak dan mengawasi trainer-trainer lain di wilayahnya.

Ketiga adalah “Group atau Knowledge Trainer” yaitu trainer yang berada dalam unit hotel, umumya yang menjadi group trainer ini adalah para Head of Departement dan juga tim dari Human Resources.  Untuk dapat mengajar didalam kelas, maka mereka harus melewati proses sertifikasi dari para “Master Trainer”. 

Keempat adalah “Skill Trainer” yaitu trainer yang berada disetiap department yang bertugas untuk melakukan pelatihan-pelatihan yang bersifat tekhnis, umumnya mereka adalah para supervisor atau manager. Sebelum mereka dapat mengajarkan materi-materi berbasis standard, maka mereka harus sudah disertifikasi terlebih dahulu baik oleh “Master Trainer” maupun “Group Trainer” untuk memberikan sertifikasi kepada para “Skill Trainer”. 

Kenapa tahapan untuk menjadi trainer harus melalui tahapan “transfer module” dengan pelatihan dan “sertifikasi internal atau eksternal disetiap hotel? Jawabannya simple: Kalau mereka tidak mengerti cara melatih, bagaimana hasilnya? Training is a process of transferring attitude, knowledge and skill, jika proses transfernya salah, maka hasilnya juga akan salah.

Keempat level trainer tersebut umum dimiliki dibanyak hotel chain baik lokal maupun internasional, lalu bagaimana jika hotel kita adalah hotel yang independent dan ingin mendapatkan kompetensi sebagai trainer  yang setara international chain tersebut?

Jawab: Yuk gabung dengan “Hotel Trainer Community”, kita akan sama-sama belajar dari A hingga Z tentang learning & development.  

Pendaftaran untuk batch pertama khusus untuk HR, Senior Management dan C-Level professionals akan ditutup tanggal 30 Juni 2018. Batch kedua akan segera menyusul dengan katagori peserta yang berbeda.

Registration: HOTELIER.CO.ID/Trainer   

Baca Juga FAQ: Kenapa Komunitas Trainer Hotel Dibuat? 

Salam Jempol!

By Ikin Solikin